Wednesday, 9 April 2014

KUIS 5




 KUIS 5 PERILAKU KONSUMEN DALAM MEMILIH PRODUK, KONSEP PERILAKU KONSUMEN DALAM MENENTUKAN PASAR


1.    Apa yang dimaksud dengan produsen dan sebutkan pengkaterorian produsen ?
2.    Apa yang dimaksud dengan perilaku produsen ?
3.    Apa yang di maksud dengan fungsi produksi ?
4.    Apa yang di maksud dengan least cost combination ?
5.    Bagaimana cara mengoptimalkan produksi ?

Jawab :

1.    Produsen adalah orang-orang yang membuat dan menciptakan suatu barang. Dalam ekonomi, produsen berarti orang-orang atau perusahaan yang membuat suatu barang untuk dijual kembali sehingga memperoleh keuntungan.
Pengkategorian produsen :
·       Produsen
·       Distributor
·       Agen
·       Pengecer

2.    Perilaku produsen adalah kegiatan pengaturan produksi sehingga produk yang dihasilkan bermutu tinggi sehingga bisa diterma di masyarakat dengan menghasilkan laba. Perilaku produsen dilakukan semata-,ata agar tidak merugikan produsen namun juga tidak memberatkan konsumen. Dengan demikian daya konsumsi akan stabil karena antara konsumen maupun produsen sama-sama saling membutuhkan. Perilaku produsen dalam kegiatan perekonomian :
·       Bagi masyarakat, Tanggung jawab sosial produsen kepada masyarakat.
·       Bagi pemerintah, Produsen merupakan patner untuk menjalankan tugas pemerintah dalam mewujudkan tatanan masyarakat.

3.    Fungsi produksi meliputi proses untuk mengelola input guna menghasilkan barang
dan jasa. Dimana outputnya yang dihasilkan juga dipengruhi oleh besarnya input dan teknologi yang dihasilkan.

4.    Least Cost Combination (LCC)
     ·       Penggunaan kombinasi faktor produksi dengan menggunakan biaya yang paling murah
     ·       Syarat LCC : MRTS (marginal rate of technical substitution), bila menambah salah satu input maka mengurangi penggunaan input.

5.    Mengoptimalkan produksi adalah upaya meningkatkan nilai dari suatu produksi. Seperti meningkatkan kualitas produksi, jumlah prduksi, manfaat produksi, bentuk fisik produksi, dsb.
Menurut saya, cara yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :
·      Biaya yang digunakan harus dipandang sebagai ketentuan potensial ( potensial profit), bukan pengeluaran atau ongkos produksi yang memang harus dikeluarkan. Dengan demikian reduksi biaya produksi melalui peningkatan efisiansi akan meningkatkan keuntungan.
·      Setelah persepsi tentang biaya produksi diatas berubah, menejemen harus melaksanakan aktivitas produksi bernilai tambah (bukan sekedar mengubah input menjadi output) dengan jalan berproduksi pada biaya produksi yang minimum. Dengan cara ini perusahaan akan meningkatkan daya saing melalui strategi penetapan harga ( pricing strategy) yang kompetitif dipasar.
·      Keunggulan kompetitif produk dipasar akan mengingkatkan pangsa pasar (market share) yang berarti akan meningkatkan penerimaan total (TR) dari penjualan produk itu....

Tulisan 5 Tentang 1. Perilaku Konsumen Dalam Memilih Produk dan 2. Konsep Perilaku Konsumen Dalam Menentukan Pasar

1. Perilaku Konsumen Dalam Memilih Produk Dan 2. Konsep Perilaku Konsumen Dalam Menentukan Pasar

KUIS 4 Konsep Dan Teori Elastisitas Harga

Soal :
1.   Apa yang dimaksud dengan elastisitas ?
2.   Mengapa elastisitas perlu di kaji lebih mendalam oleh sebuah perusahaan atau industry ?
3.   Jelaskan konsep elastisitas harga, silang dan pendapatan ?
4.   Faktor apa yang menentukan tingkat elastisitas ?
5.   Bagaimana menurut anda tentang konsep elastisitas ?
Jawab :
1.   Elastisitas merupakan derajat kepekaan kuantitas yang diminta/ ditawarkan terhadap salah satu faktor yang mempengaruhi fungsi permintaan/ penawaran.
2.   Elastisitas memang perlu di kaji lebih mendalam lagi oleh sebuah perusahaan atau industri agar sebuah perusahaan atau industri tersebut dapat menentukan harga jual suatu barang (produk) yang akan dibuat (produksi) supaya produk tersebuat lebih terjangkau bagi seluruh konsumen, karena jika suatu perusahaan atau industri mematok/ menentukan harga yang terlalu tinggi maka konsumen pun akan mencari barang (produk) yang harganya lebih murah.
3.   Elastisitas harga permintaan adalah persentase perubahan kuantitas yang diminta yang disebabkan oleh perubahan harga barang tersebut sebesar satu persen.
Ed = {(% perubahan jumlah yang diminta/ % perubahan harga brang tersebut)}
Ed = - [(dQ/Q) / (dP/P)], atau
Ed = [(dQ/dP) / (P semula / Q semula)
Simbol d adalah delta atau perubahan.
Elastisitas silang (Ec) adalah persentase perubahan kuantitas barang x yang diminta yang disebabkan oleh perubahan harga barang y (yang berkaitan fungsi) sebesar satu persen.
Ec = {% perubahan kuantitas barang x / % perubahan harga barang y)}
Ec = {(dQx/Qx) / (dPy/Py)}.
Elastisitas pendapatan (Ei) adalah persentase perubahan kuantitas komoditi yang diminta yang disebabkan oleh perubahan penapatan konsumen sebesar satu persen.
Ei = {% perubahan kuantitas yang diminta / % perubahan pendapatan}
Ei = {(dQ/Q) / (dl/I)}
d adalah delta dan I adalah Income
elastisitas harga permintaan mengukur tingkat reaksi konsumer terhadap perubahan harga. Elastisitas ini dapat menceritakan pada produsen apa yang terjadi terhadap penerimaan penualan mereka, jika mereka merubah strategi harga, apakah kenaikan/ menurunkan jumlah barang yang akan dijualnya.
4.   a. Tingkat kebutuhan
b. Adanya barang-barang substitusi
c. pendapatan konsumsi
d. Perubahan harga dan barang yang diminta
e. Adanya barang yang serbaguna
f. Tradisi
g. Mode
5.  Dalam ilmu ekonomi, elastisita adalah perbandingan perubahan proporsional dari sebuah variabel dengan perubahan variabel lainnya. Dengan kata lain, elastisitas mengukur seberapa besar kepekaan atau reaksi knsumen terhadap perubahan harga. Elastisitas juga merupakan salah satu konsep penting untuk mengalami beragam permasalahan di bidang ekonomi,. Konsep elastisitas sering dipakai sebagai dasar analisis ekonomi, seperti dalam menganalisis permintaan, penawaran, penerimaan pajak, maupun distribusi kemakmuran. Macam-macam konsep elastisitas :
1)  Elastisitas Harga Permintaan (Price Elacticity of Demand) adalah tingakat perubahan permintaan terhadap barang/ jasa, yang diakibatkan peubahan harga barang/ jasa tersebut.
2) Elastisitas Silang (Cross Elasticity) menunjukan hubungan antara jumlah barang yang diminta terhadap perubahan harga barang lain yang mempunyai hubungan dengan barang tersebut. Terdapat tiga macam respons perubahan permintaan suatu barang :
a.    Elastisitas silang positve : peningkatan harga barang A meningkatkan jumlah permintaan barang B.
b.   Elastisitas silang negative : peningkatan harga barang A mengakibatkan turunnya permintaan barang B.
c.   Elastisitas silang nol : peningkatan harga barang A tidak akan mengakibatkan perubahan permintaan barang B.

Tulisan 4 Konsep Dan Teori Elastisitas Harga

Konsep Dan Teori Elastisitas Harga

Thursday, 3 April 2014

Perilaku Konsumen (Kuis Ke3)



KUIS  KE3

(PERILAKU KONSUMEN)


1. Apa yang dimaksud dengan perilaku konsumen ?

jawab : Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Konsumen adalah seseorang yang menggunakan barang atau jasa. Konsumen diasumsikan memiliki informasi atau pengetahuan yang sempurna berkaitan dengan keputusan konsumsinya. Mereka tahu persis kualitas barang, kapasitas produksi, teknologi yang digunakan dan harga barang di pasar. 


2. Mengapa perilaku konsumen perlu dikaji lebih mendalam oleh sebuah perusahaan atau industry ?

jawab : Untuk Mendesain bauran pemasaran,Mensegmen pasar bisnis,Memposisikan dan mendeferensiasikan produk,Melaksanakan analisis lingkungan,Mengembangkan studi riset pasar


3. Jelaskan pendekatan yang dapat digunakan dalam analisa perilaku konsumen ?

jawab : Terdapat tiga pendekatan utama dalam meneliti perilaku konsumen. 

    Pendekatan pertama adalah pendekatan interpretif.Pendekatan ini menggali secara mendalam perilaku konsumsi dan hal yang mendasarinya. Studi dilakukan dengan melalui wawancara panjang dan focus group discussion untuk memahami apa makna sebuah 
produk dan jasa bagi konsumen dan apa yang dirasakan dan dialami konsumen ketika membeli dan menggunakannya.

    Pendekatan kedua adalah pendekatan tradisional yang didasari pada teori dan metode dari 
ilmu psikologi kognitif, sosial, dan behaviorial serta dari ilmu sosiologi.Pendekatan ini bertujuan mengembangkan teori dan metode untuk menjelaskan perliku dan pembuatan keputusan konsumen.            Studi dilakukan melalui eksperimen dan survey untuk menguji coba teori dan mencari pemahaman tentang bagaimana seorang konsumen memproses informasi, membuat keputusan, serta pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku konsumen.

    Pendekatan ketiga disebut sebagai sains marketing yang didasari pada teori dan metode dari 
ilmu ekonomi dan statistika.Pendekatan ini dilakukan dengan mengembangkan dan menguji coba modelmatematika berdasarkan hirarki kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow untuk memprediksi pengaruh strategi marketing terhadap pilihan dan pola konsumsi, yang dikenal dengan sebutan moving rate analysis.

Ketiga pendekatan sama-sama memiliki nilai dan tinggi dan memberikan pemahaman atas perilaku konsumen dan strategi marketing dari sudut pandang dan tingkatan analisis yang berbeda. Sebuah perusahaan dapat saja menggunakan salah satu atau seluruh pendekatan, tergantung permasalahan yang dihadapi perusahaan tersebut.


4. Faktor apa yang menentukan perilaku konsumen ?

jawab :

Faktor Sosial : Grup,Pengaruh Keluarga,Peran dan Status.
Faktor Personal : Situasi Ekonomi,Gaya Hidup,Kepribadian dan Konsep Diri,Umur dan Siklus Hidup,Pekerjaan.
Faktor Psikologi : Motivasi,Persepsi,Pembelajaran,Beliefs and Attitude.
Faktor Kebudayaan : Subkultur dan Kelas Sosial.


5. Bagaimana menyikapi masalah perilaku konsumen ?

jawab : Sebaiknya konsumen tidak mudah terpengaruh keinginan sesaat, telitilah sebeum membeli, apakah barang yang akan kita beli itu termasuk kebutuhan atau keinginan dan apakah bermanfaat untuk kita. Selain itu kurangi pembelian barang yang kurang perlu untuk mengurangi pengeluaran dan mencegah kita menjadi konsumen yang konsumtif.

Tulisan Ke3 Perilaku Konsumen